Kuntum Farmfield Bogor
Kuntum Farmfield Bogor: Harga Tiket, Aktivitas Anak, dan Pengalaman Main Sekeluarga
Kalau sedang cari tempat wisata anak di Bogor yang tidak isinya wahana buatan semua, saya masih suka merekomendasikan Kuntum Farmfield.
Kami pernah datang ke sini ketika anak-anak masih kecil. Sekarang lihat foto-fotonya lagi rasanya lucu juga, karena yang dulu masih lari-larian mengejar kambing dan bebek sekarang sudah besar.
Hahaha.
Untung foto-fotonya banyak.
Kuntum Farmfield menurut saya menarik karena anak-anak tidak cuma datang untuk bermain. Mereka bisa memberi makan hewan, melihat kebun sayur, belajar menanam padi, naik kuda, memancing, sampai melihat bagaimana telur ayam benar-benar berasal dari kandang, bukan dari rak supermarket.
Simple sebenarnya.
Tapi buat anak kecil pengalaman seperti itu justru seru.
Dan kabar baiknya, Kuntum Farmfield masih aktif sampai sekarang dan tetap menjadi salah satu wisata edukasi keluarga yang populer di Bogor.
Kuntum Farmfield Itu Tempat Wisata Apa?
Kuntum Farmfield adalah tempat agrowisata dan wisata edukasi keluarga di Bogor yang menggabungkan area peternakan, pertanian, perkebunan, serta berbagai aktivitas langsung untuk anak.
Konsepnya memang lebih ke:
belajar sambil bermain.
Bukan belajar dalam arti anak duduk mendengarkan penjelasan panjang.
Mereka justru belajar karena mengalami sendiri.
Pegang wortel lalu kasih ke kambing.
Lihat sapi dari dekat.
Masuk area kelinci.
Lihat ayam bertelur.
Menanam padi.
Melihat sayur tumbuh di tanah.
Hal seperti itu mungkin terdengar biasa buat kita yang sudah dewasa, tapi buat anak kota ternyata menarik sekali.
Lokasi Kuntum Farmfield Bogor
Alamat Kuntum Farmfield:
Jl. Raya Tajur No.291, Sindangrasa, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat 16145.
Lokasinya menurut saya cukup enak kalau datang dari Jakarta karena berada di kawasan Tajur.
Waktu kami datang dulu, perjalanan dari Jakarta sekitar 1,5–2 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Nah, bagian tergantung lalu lintas ini penting sekali kalau bicara Bogor.
Hahaha.
Kalau weekend atau musim liburan, jangan terlalu optimistis.
Jam Buka Kuntum Farmfield
Jam operasional terbaru yang tercantum saat artikel ini diperbarui adalah:
Setiap hari: 08.00–18.00 WIB.
Kalau datang bersama anak-anak, saya pribadi akan datang pagi.
Sekitar jam 08.00–09.00 sudah enak.
Belum terlalu panas.
Anak belum capek.
Hewan biasanya juga masih aktif.
Dan yang paling penting, belum terlalu penuh rombongan sekolah atau keluarga lain.
Kalau baru datang jam 13.00 saat matahari sedang semangat-semangatnya…
ya siap olahraga sambil berkeringat.
Area Kuntum cukup luas.
Harga Tiket Kuntum Farmfield Bogor
Harga Kuntum Farmfield sudah berubah dibanding kunjungan kami dulu.
Saat artikel ini diperbarui, harga tiket online dan publikasi terbaru berada di kisaran sekitar:
Rp65.000–Rp80.000 per orang, tergantung hari, platform pembelian, dan promo yang berlaku.
Jadi untuk budgeting keluarga, saya akan menyiapkan angka segitu untuk tiket masuk, lalu tambah budget untuk aktivitas tertentu di dalam.
Beberapa aktivitas atau pakan hewan bisa dikenakan biaya tambahan.
Harga juga bisa berbeda antara:
- loket
- platform online
- weekday
- weekend
- tanggal merah
- promo
- paket rombongan
Jadi sebelum berangkat, tetap cek harga terbaru.
Saya tidak mau lagi menulis “tiketnya pasti sekian” seperti artikel lama karena dua bulan kemudian bisa salah lagi.
Kuntum Farmfield Cocok untuk Anak Umur Berapa?
Kalau menurut pengalaman saya, paling ideal untuk anak:
usia TK sampai SD.
Toddler yang sudah senang melihat hewan juga pasti suka, asal orang tuanya siap mengawasi terus.
Kalau anak sudah SMP, mungkin mulai merasa:
“Ini buat anak kecil.”
Hahaha.
Tergantung anaknya juga.
Tapi memang aktivitas utamanya lebih cocok untuk usia yang masih excited melihat kambing makan rumput, kelinci, dan ayam bertelur.
Aktivitas di Kuntum Farmfield
Nah, ini bagian paling seru.
Aktivitas di Kuntum cukup banyak dan tidak semuanya harus dilakukan dalam satu kunjungan.
Kami dulu mencoba lumayan banyak karena anak-anak memang semangat sekali.
Memberi Makan Kambing dan Domba
Ini salah satu aktivitas favorit.
Ada area kambing dan domba yang cukup luas, lalu anak-anak bisa memberi rumput atau makanan yang disediakan.
Waktu kami datang, ada juga aktivitas memberi susu menggunakan botol.
Anak-anak langsung sibuk.
Dan tentu saja setelah satu kambing dikasih makan, kambing sebelahnya seperti merasa:
“Kok saya nggak?”
Hahaha.
Akhirnya beli makanan lagi.
Melihat dan Memberi Makan Sapi
Area sapi juga menarik karena anak bisa melihat ukuran sapi dari dekat.
Kalau biasanya cuma melihat sapi dari mobil ketika lewat desa, di sini mereka benar-benar berdiri beberapa langkah saja dari kandang.
Waktu itu sapinya juga bermacam-macam.
Menurut saya bagus untuk anak karena mereka jadi tahu bahwa sapi tidak semuanya persis seperti gambar sapi hitam-putih di buku.
Bermain dengan Kelinci
Nah, ini salah satu area yang paling susah ditinggalkan.
Kelincinya jinak.
Anak bisa duduk, mendekat, mengelus, dan memberi makan.
Awalnya ada yang takut.
Lima menit kemudian:
nggak mau pulang.
Hahaha.
Tetap ingatkan anak untuk lembut.
Kelinci bukan boneka.
Jangan ditarik kupingnya atau dikejar-kejar.
Melihat Ayam, Bebek, dan Unggas Lain
Kami juga masuk ke area unggas.
Ada ayam.
Bebek.
Angsa.
Dan yang bikin anak-anak excited waktu itu justru melihat tempat ayam bertelur.
Saya sampai ketawa lihat mereka sibuk mengintip kandang.
Kalau orang dewasa mungkin berpikir:
“Ya telur.”
Buat anak:
“WAAAAH TELUR BENERAN!”
Hahaha.
Memang perspektif anak kadang bikin perjalanan sederhana jadi seru.
Menunggang Kuda
Begitu tahu ada kuda, anak-anak kami langsung lari.
Literally lari.
Kami yang tua menyusul dari belakang.
Hahaha.
Ada area berkuda dan anak bisa berkeliling dengan pendamping.
Kalau anak baru pertama naik kuda, biasanya tidak perlu terlalu takut karena ada petugas yang mendampingi.
Tapi kalau anak memang takut, jangan dipaksa demi foto.
Ada banyak aktivitas lain.
Memancing dan Menangkap Ikan
Kuntum Farmfield juga punya aktivitas yang melibatkan kolam ikan.
Waktu kami datang, anak-anak bisa memancing atau bahkan masuk langsung ke area air untuk menangkap ikan menggunakan jaring.
Dan tentu saja saya melakukan kesalahan klasik:
nggak bawa baju ganti.
Hahaha.
Jadi anak yang tadinya mau ikutan akhirnya cuma lihat.
Kesal.
Ini tips penting kalau datang bersama anak:
bawa satu set pakaian ganti.
Masukkan saja ke mobil.
Meskipun awalnya tidak berniat main air.
Karena kalau anak sudah lihat anak lain masuk kolam…
susah.
Belajar Berkebun
Bagian kebun menurut saya justru menyenangkan buat orang tuanya juga.
Hijau.
Luas.
Ada berbagai jenis tanaman.
Sayur.
Pohon buah.
Dan suasananya jauh dari mall.
Anak bisa melihat bahwa wortel, sawi, atau sayuran lain sebenarnya tumbuh di tanah sebelum sampai ke supermarket.
Waktu kami datang bahkan ada sayuran yang bisa dipanen, ditimbang, lalu dibawa pulang setelah dibayar.
Belajar Menanam Padi
Kalau datang dengan rombongan sekolah, aktivitas menanam padi biasanya menjadi salah satu kegiatan edukasi yang menarik.
Anak turun ke sawah.
Pegang bibit.
Lalu mencoba menanam sendiri.
Menurut saya bagus sekali.
Apalagi buat anak yang sehari-harinya cuma tahu:
nasi keluar dari rice cooker.
Hahaha.
Paling tidak mereka punya gambaran bahwa proses sebelumnya panjang sekali.
Melukis Caping dan Aktivitas Kreatif
Selain aktivitas dengan hewan dan tanaman, ada juga kegiatan kreatif seperti melukis caping.
Biasanya kegiatan seperti ini lebih sering masuk paket edukasi atau school trip.
Jadi kalau datang dengan rombongan sekolah, pilihan aktivitasnya memang bisa lebih banyak dibanding kunjungan keluarga biasa.
Kuntum Farmfield untuk School Trip
Menurut saya tempat ini memang salah satu pilihan field trip yang masuk akal.
Karena anak-anak tidak sekadar datang lalu:
foto.
makan.
pulang.
Ada aktivitas yang memang bisa dikaitkan dengan pelajaran.
Misalnya:
- mengenal hewan ternak
- belajar tumbuhan
- menanam
- memahami makanan berasal dari mana
- belajar berinteraksi dengan hewan
Makanya waktu datang dulu kami juga melihat cukup banyak rombongan sekolah.
Kalau datang sebagai keluarga dan ingin suasana agak lebih tenang, datanglah pagi.
Apakah Semua Aktivitas Sudah Termasuk Tiket Masuk?
Tidak selalu.
Ini penting supaya tidak datang dengan ekspektasi:
“Sudah bayar tiket berarti semuanya gratis.”
Beberapa aktivitas atau kebutuhan seperti:
- pakan hewan
- berkuda
- memancing
- aktivitas craft
- paket khusus
bisa punya biaya tambahan.
Jadi kalau datang dengan dua anak yang mau:
kasih makan kambing.
naik kuda.
mancing.
beli sayur.
dan entah tiba-tiba mau apa lagi…
siapkan budget tambahan.
Anak-anak di tempat seperti ini kreatif sekali mencari pengeluaran baru.
Hahaha.
Fasilitas di Kuntum Farmfield
Kuntum Farmfield menurut pengalaman saya cukup nyaman untuk wisata keluarga.
Fasilitas yang bisa ditemukan antara lain:
- area parkir
- toilet
- mushola
- tempat duduk
- area makan
- area aktivitas edukasi
- tempat membeli pakan hewan
Parkirnya waktu kami datang cukup luas dan bisa menampung rombongan.
Ini penting karena cukup banyak pengunjung datang menggunakan bus sekolah.
Tempat Makan di Kuntum Farmfield
Kalau datang bersama anak, saya sarankan jangan terlalu bergantung pada satu jadwal makan kaku.
Anak habis keliling farm biasanya cepat lapar.
Bawa:
air minum.
snack kecil.
dan tetap rencanakan makan siang.
Di sekitar kawasan Tajur juga cukup banyak pilihan restoran.
Kalau mau keluar setelah selesai bermain, relatif mudah mencari makan.
Berapa Lama Enaknya Main di Kuntum Farmfield?
Menurut saya:
3–4 jam cukup nyaman.
Kalau cuma lihat-lihat hewan, mungkin dua jam selesai.
Tapi kalau anak mau:
kasih makan semua hewan.
berkuda.
berkebun.
main ikan.
istirahat.
makan.
foto.
ya bisa setengah hari.
Jangan buru-buru.
Tempat ini memang lebih enak dinikmati santai.
Waktu Terbaik Datang ke Kuntum Farmfield
Saya pilih:
pagi hari.
Idealnya datang ketika baru buka atau sekitar pukul 08.00–09.00.
Alasannya:
- cuaca Bogor masih lebih sejuk
- anak belum capek
- belum terlalu terik
- aktivitas outdoor lebih nyaman
- biasanya belum terlalu ramai
Kalau cuaca mendung sebenarnya enak.
Tapi Bogor kan punya reputasi sendiri soal hujan.
Jadi tetap bawa payung atau jas hujan ringan.
Apa yang Sebaiknya Dibawa?
Kalau datang bersama anak, menurut saya beberapa barang ini berguna:
- baju ganti
- sandal cadangan
- topi
- sunscreen
- botol minum
- tisu basah
- hand sanitizer
- payung atau jas hujan
- plastik untuk baju basah
- obat pribadi
Dan paling penting:
pakai sepatu yang nyaman.
Saya pernah salah pilih sepatu waktu ke sini.
Hahaha.
Area luas dan banyak jalan kaki.
Ini bukan tempat untuk uji coba heels baru.
Apakah Kuntum Farmfield Cocok Saat Hujan?
Sebagian besar aktivitas berada di area terbuka.
Jadi kalau hujan deras, pengalaman tentu tidak akan maksimal.
Bogor juga cukup sering hujan.
Kalau ramalan cuaca menunjukkan hujan seharian, saya pribadi mungkin pindah hari.
Kalau cuma gerimis sebentar masih bisa menunggu karena ada beberapa area beratap.
Tapi kegiatan seperti:
berkuda.
berkebun.
menanam.
dan jalan keliling farm
jelas lebih nyaman saat kering.
Apakah Kuntum Farmfield Cocok untuk Stroller?
Sebagian jalur cukup nyaman, tetapi karena konsepnya farm, ada area yang permukaannya tidak sesempurna lantai mall.
Ada jalan menanjak atau turun.
Ada jembatan.
Ada area kebun.
Kalau bawa toddler, stroller tetap bisa membantu, tapi menurut saya pilih stroller yang rodanya cukup kuat.
Dan tetap awasi anak yang sudah bisa lari-larian.
Kuntum Farmfield vs Kebun Binatang, Bedanya Apa?
Menurut saya jangan dibandingkan seperti itu.
Kuntum bukan kebun binatang besar.
Hewannya lebih banyak hewan ternak dan hewan yang bisa dijumpai dalam konteks pertanian.
Justru keunggulannya ada pada:
interaksi langsung.
Anak tidak hanya berdiri di balik pagar melihat binatang dari jauh.
Mereka bisa memberi makan.
Mendekat.
Belajar cara memperlakukan hewan.
Lalu berpindah ke kebun dan sawah.
Jadi lebih tepat disebut farm experience daripada zoo.
Apakah Kuntum Farmfield Masih Worth It?
Menurut saya:
masih, terutama untuk keluarga dengan anak kecil.
Kalau anak sudah remaja?
Mungkin bukan prioritas utama.
Tapi untuk anak TK dan SD, tempat seperti ini menyenangkan karena aktivitasnya sederhana tapi banyak.
Tidak ada roller coaster.
Tidak ada giant slide.
Tidak ada karakter kartun.
Yang ada:
kambing.
sapi.
kelinci.
ayam.
sawah.
kebun.
kuda.
ikan.
Dan anehnya anak kecil bisa happy berjam-jam.
Mungkin justru itu yang bagus.
Pengalaman Kami Sekeluarga di Kuntum Farmfield
Kalau sekarang saya lihat lagi foto-fotonya, saya senang dulu membawa anak-anak ke sini.
Mereka kelihatan genuinely happy.
Bukan senyum karena diminta:
“Ayo foto dulu!”
Walaupun tentu saja tetap saya suruh foto.
Hahaha.
Mereka lari ke kandang.
Kasih makan kambing.
Main kelinci.
Lihat telur ayam.
Naik kuda.
Berkeliling kebun.
Dan saya ikut jalan di belakang sambil foto sana-sini.
Saat itu mungkin terasa seperti outing keluarga biasa.
Sekarang ketika mereka sudah lebih besar, foto-foto itu malah terasa berharga.
Dan menurut saya itulah daya tarik utama Kuntum Farmfield.
Bukan karena tempatnya paling spektakuler di Bogor.
Tapi karena dia memberi ruang untuk anak-anak melakukan hal-hal sederhana yang jarang mereka lakukan sehari-hari.
Pegang rumput.
Kasih makan hewan.
Kotor sedikit.
Lihat tanaman tumbuh.
Main di alam.
Buat anak kota, ternyata itu sudah petualangan.
Kalau sekarang saya diminta rekomendasi untuk keluarga yang anaknya masih kecil dan ingin main sehari dari Jakarta, Kuntum Farmfield masih masuk daftar saya.
Datang pagi.
Pakai sepatu nyaman.
Bawa baju ganti.
Dan jangan terlalu banyak bikin itinerary setelahnya.
Karena kalau anak sudah bertemu kelinci…
belum tentu mau cepat pulang.
Hahaha.
Artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi kami sekeluarga mengunjungi Kuntum Farmfield Bogor. Harga tiket, biaya aktivitas, jam operasional, serta ketersediaan kegiatan dapat berubah. Selalu cek informasi terbaru sebelum berkunjung.
