Kota di Vietnam
Kota di Vietnam: Mana yang Paling Menarik untuk Dikunjungi?
Kalau melihat peta Vietnam, saya dulu membayangkan kota-kotanya mungkin tidak terlalu jauh satu sama lain.
Ternyata salah.
Vietnam memang terlihat ramping, tapi negaranya memanjang sekitar 1.600 kilometer dari utara ke selatan. Karena itu, pilihan kota sangat menentukan bentuk perjalanan. all.accor.com
Dan yang menarik, suasana kotanya juga tidak terasa sama.
Hanoi punya energi kota lama yang ramai.
Sapa dingin dan pegunungan.
Da Nang lebih modern dengan pantai.
Hoi An terasa historis.
Hue penuh cerita kerajaan.
Ho Chi Minh City jauh lebih metropolitan.
Makanya kalau ditanya:
“Kota mana yang paling bagus di Vietnam?”
Saya malah akan balik bertanya:
“Kamu ingin Vietnam yang seperti apa?”
Karena jawabannya bisa sangat berbeda.
Kota Utama di Vietnam yang Paling Sering Dikunjungi
Kalau untuk traveler, kota dan destinasi urban yang paling sering muncul biasanya:
- Hanoi
- Ho Chi Minh City
- Da Nang
- Hoi An
- Hue
- Sapa
- Nha Trang
- Da Lat
- Can Tho
- Ha Long
Vietnam Airlines juga memasukkan sepuluh nama tersebut dalam panduan kota Vietnam mereka, sementara Vietnam Tourism membagi destinasi penting berdasarkan utara, tengah, dan selatan. Vietnam Airlines
Tapi tentu tidak semuanya harus masuk satu perjalanan.
Menurut saya justru lebih enak memilih dua atau tiga kota yang satu jalur.
1. Hanoi, Kota yang Menurut Saya Paling Pas untuk Memulai Vietnam
Kalau pertama kali ke Vietnam dan masuk dari utara, saya sangat suka ide memulai dari Hanoi.
Hanoi adalah ibu kota Vietnam sekaligus salah satu kota yang paling kuat karakter sejarah dan budayanya. Vietnam Tourism menggambarkannya sebagai kota dengan banyak danau, kekayaan sejarah, dan urban culture yang kuat. Vietnam Tourism
Buat saya pribadi, Hanoi terasa ramai, agak semrawut, tapi justru hidup.
Motor di mana-mana.
Old Quarter penuh toko dan makanan.
Ada café kecil yang pintunya kadang nyaris tidak kelihatan.
Lalu beberapa menit kemudian kita bisa duduk santai di Hoan Kiem Lake.
Saya suka kontras seperti ini.
Yang menarik di Hanoi
Beberapa tempat yang paling mudah dimasukkan:
- Hanoi Old Quarter
- Hoan Kiem Lake
- Ngoc Son Temple
- Temple of Literature
- Hanoi Train Street
- Ho Chi Minh Mausoleum
- café dan kuliner lokal
Dan tentu saja kalau suka kopi, saya pribadi akan menyelipkan waktu untuk egg coffee.
Saya mencoba yang di Cafe Giang, dan buat saya itu lebih mirip dessert kopi daripada secangkir kopi biasa.
Berapa hari di Hanoi?
Menurut saya:
2-3 hari sudah enak untuk pertama kali.
Kalau ingin santai, tambah satu hari.
Apalagi kalau Hanoi dijadikan base untuk Sapa, Ninh Binh, atau Halong Bay.
2. Sapa, Kota Pegunungan yang Rasanya Jauh dari Hanoi
Sapa sering disebut kota, tapi suasananya jelas bukan kota besar.
Letaknya di pegunungan Vietnam Utara, sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut, dan dikenal dengan rice terraces, kabut, desa-desa etnis, serta akses menuju Fansipan. Vietnam Airlines
Buat saya, perbedaan Hanoi dan Sapa itu besar sekali.
Dari kota padat penuh motor, lalu beberapa jam kemudian bangun di udara dingin pegunungan.
Saya pergi ke Sapa dengan sleeper train dari Hanoi, dan justru perjalanan malam itu sendiri sudah menjadi pengalaman.
Yang menarik di Sapa
- Fansipan
- Cat Cat Village
- Muong Hoa Valley
- desa-desa sekitar
- trekking
- suasana pusat kota Sapa
- Sun Plaza
Berapa hari di Sapa?
Menurut saya 2-3 hari cukup.
Kalau ingin trekking lebih serius, tentu bisa lebih lama.
Dan jangan meremehkan cuaca.
Sapa bisa jauh lebih dingin daripada yang kita bayangkan ketika berpikir “Vietnam”.
3. Ha Long, Kota Pintu Masuk ke Halong Bay
Banyak orang mengenal Halong Bay, tetapi tidak terlalu memikirkan kota Ha Long sendiri.
Kota ini menjadi salah satu akses utama menuju kawasan teluk dan cruise.
Vietnam Airlines juga memasukkannya sebagai salah satu destinasi kota utama untuk traveler. Vietnam Airlines
Saya sendiri datang untuk Halong Bay Day Cruise dari Hanoi.
Jadi saya tidak benar-benar menjadikan Ha Long sebagai city stay.
Dan menurut saya ini cukup umum.
Banyak traveler memperlakukan Ha Long sebagai gateway menuju bay.
Perlu menginap di Ha Long?
Tidak selalu.
Kalau itinerary pendek, day trip atau cruise dari Hanoi cukup masuk akal.
Kalau ingin lebih santai, menginap satu malam atau ambil overnight cruise bisa lebih enak.
4. Ninh Binh, Bukan Kota Besar tapi Penting untuk Traveler
Secara administratif dan karakter, Ninh Binh tidak terasa seperti kota besar.
Tapi dalam itinerary Vietnam Utara, namanya hampir selalu muncul.
Vietnam Tourism memasukkannya sebagai salah satu destinasi utama utara bersama Hanoi, Ha Giang, Ha Long, Mai Chau, dan Sapa. Vietnam Tourism
Orang biasanya datang untuk:
- Trang An
- Tam Coc
- Hoa Lu
- Hang Mua
- landscape karst dan sungai
Ninh Binh sering disebut “Halong Bay on land” karena kombinasi limestone karst dengan sungai dan sawah.
Saya belum ke sini, tapi justru ini termasuk yang paling ingin saya masukkan kalau kembali ke Vietnam Utara.
Cocok digabung dengan apa?
Hanoi + Ninh Binh + Halong Bay
Ini menurut saya salah satu rute yang paling logis kalau tidak ingin perjalanan malam ke Sapa.
5. Da Nang, Kota Modern di Tengah Vietnam
Kalau Hanoi terasa tua dan padat, Da Nang punya image yang jauh lebih modern.
Ada pantai.
Jalan lebar.
Hotel.
Café.
Bandara besar.
Dan lokasinya sangat strategis untuk menjelajah Vietnam Tengah.
Vietnam Tourism dan Vietnam Airlines sama-sama menempatkan Da Nang sebagai salah satu urban hub utama negara ini. Vietnam Airlines
Yang menarik di Da Nang
- My Khe Beach
- Dragon Bridge
- Marble Mountains
- Son Tra Peninsula
- Museum of Cham Sculpture
- Ba Na Hills
Saya belum datang sendiri ke Da Nang, jadi bagian ini memang masih berdasarkan riset.
Tapi untuk itinerary, posisinya menarik sekali karena dekat dengan Hoi An dan relatif mudah menuju Hue.
Berapa hari di Da Nang?
2-3 hari cukup untuk city + beach.
Tapi kalau digabung dengan Hoi An dan Hue, saya akan sediakan 5-7 hari untuk Vietnam Tengah.
6. Hoi An, Kota Tua dengan Lentera dan Banyak Sejarah
Kalau ada satu kota Vietnam yang sangat gampang dikenali dari foto, mungkin Hoi An.
Bangunan tua berwarna kuning.
Lentera.
Sungai.
Gang kecil.
Kota ini merupakan UNESCO World Heritage Site dan terkenal karena arsitektur serta sejarahnya sebagai trading port dengan pengaruh China, Jepang, dan Eropa. Vietnam Airlines
Yang menarik, Hoi An bukan kota besar.
Justru daya tariknya ada pada skala yang lebih kecil dan suasana jalan kaki.
Cocok untuk siapa?
Menurut saya Hoi An cocok untuk:
- pecinta sejarah
- fotografi
- makanan
- perjalanan santai
- couple trip
- orang yang suka kota tua
Berapa hari di Hoi An?
Saya tidak akan buru-buru.
2-3 malam terdengar ideal.
Kalau cuma datang sore lalu pulang, rasanya terlalu sayang.
7. Hue, Kota untuk yang Suka Sejarah
Kalau nanti saya ke Vietnam Tengah, jujur Hue mungkin justru yang paling membuat saya penasaran.
Hue adalah bekas ibu kota Dinasti Nguyen dan terkenal dengan Imperial City, makam kerajaan, pagoda, dan Perfume River. Vietnam Airlines
Kalau suka:
- sejarah
- kerajaan
- arsitektur
- heritage
- makanan regional
Hue kemungkinan akan sangat menarik.
Yang paling terkenal
- Imperial City
- Complex of Hue Monuments
- Thien Mu Pagoda
- royal tombs
- Perfume River
Dan tentu makanan bun bo Hue berasal dari sini.
Saya punya feeling kalau nanti sudah ke Hue, artikelnya akan panjang.
Biasanya kalau ada istana dan sejarah kerajaan, saya gampang terseret baca terlalu jauh.
8. Ho Chi Minh City, Kota Terbesar dan Paling Metropolitan
Kalau Hanoi adalah ibu kota, Ho Chi Minh City adalah kota terbesar dan salah satu pusat ekonomi utama Vietnam.
Dulu dikenal sebagai Saigon, dan nama itu masih sering sekali digunakan.
Vietnam Tourism menggambarkan Ho Chi Minh City sebagai kota dengan energi tinggi, rooftop bars, café kolonial, pusat kuliner, dan kehidupan urban modern. Vietnam Tourism
Yang menarik di Ho Chi Minh City
- War Remnants Museum
- Independence Palace
- Central Post Office
- area Notre-Dame Cathedral
- Ben Thanh Market
- Nguyen Hue Walking Street
- café dan food scene
Kalau Hanoi terasa lebih tua dan atmosferik, saya membayangkan Ho Chi Minh City lebih cepat dan urban.
Berapa hari?
Menurut saya 2-3 hari cukup untuk city trip pertama.
Lalu bisa diteruskan ke Mekong Delta atau Cu Chi.
9. Can Tho, Kota Utama di Mekong Delta
Kalau ingin melihat Vietnam Selatan selain Ho Chi Minh City, Can Tho menjadi salah satu pilihan paling masuk akal.
Vietnam Airlines menyebutnya sebagai salah satu kota utama Vietnam dan pusat penting di Mekong Delta. Vietnam Airlines
Daya tarik utamanya bukan gedung tinggi.
Justru sungai.
Kanal.
Kehidupan di delta.
Makanan.
Dan suasana kota yang berbeda dari Ho Chi Minh City.
Cocok untuk itinerary seperti apa?
Ho Chi Minh City + Can Tho + Mekong Delta
Kalau waktu cukup, saya lebih suka menginap daripada day trip super cepat.
10. Da Lat, Kota Dataran Tinggi yang Lebih Sejuk
Da Lat punya karakter yang agak berbeda.
Berada di dataran tinggi.
Udara lebih sejuk.
Banyak café.
Bunga.
Air terjun.
Perkebunan.
Dan arsitektur yang punya pengaruh kolonial.
Vietnam Tourism memasukkannya dalam destinasi utama kawasan tengah, sementara berbagai panduan kota menempatkannya sebagai salah satu kota yang paling menarik untuk traveler. Vietnam Airlines
Saya rasa Da Lat cocok untuk orang yang ingin:
Vietnam yang lebih santai dan dingin.
Kalau suka Sapa tetapi ingin versi selatan yang karakter kotanya lebih kuat, Da Lat mungkin menarik.
11. Nha Trang, Kota untuk Pantai dan Resort
Nha Trang terkenal sebagai kota pantai.
Pantai panjang.
Resort.
Island hopping.
Seafood.
Aktivitas laut.
Vietnam Airlines memasukkannya sebagai salah satu kota wisata utama negara ini. Vietnam Airlines
Kalau tujuan perjalanan memang ingin santai, Nha Trang bisa menjadi alternatif selain Phu Quoc.
Tapi saya pribadi mungkin lebih memprioritaskan kota bersejarah dulu.
Memang selera.
12. Ha Giang, Bukan City Break tapi Road Trip
Ha Giang sebenarnya lebih terkenal sebagai kawasan perjalanan daripada pengalaman kota.
Daya tarik utamanya adalah Ha Giang Loop.
Gunung.
Jalan berkelok.
Valley.
Desa.
Landscape.
Vietnam Tourism memasukkannya sebagai salah satu destinasi utama Vietnam Utara. Vietnam Tourism
Kalau ingin Vietnam yang adventure dan tidak masalah menghabiskan banyak waktu di jalan, Ha Giang bisa luar biasa.
Kalau hanya ingin city break tiga hari, bukan pilihannya.
Hanoi atau Ho Chi Minh City untuk Pertama Kali?
Ini mungkin salah satu pertanyaan yang paling sering muncul.
Kalau saya disuruh memilih untuk first trip, saya pribadi akan mulai dari Hanoi.
Alasannya sederhana.
Hanoi gampang digabungkan dengan banyak destinasi yang sangat berbeda:
- Sapa
- Fansipan
- Halong Bay
- Ninh Binh
- Ha Giang
Jadi satu flight ke Hanoi bisa berkembang menjadi city + mountain + cruise.
Dan karena saya sudah menjalani rute Hanoi-Sapa-Fansipan-Halong Bay sendiri, saya tahu kombinasi itu memang doable.
Tapi kalau lebih suka:
shopping,
city life,
nightlife,
kota besar,
dan ingin melanjutkan ke Mekong Delta,
Ho Chi Minh City mungkin lebih cocok.
Tidak ada yang lebih “benar”.
Yang beda adalah gaya perjalanannya.
Da Nang atau Hoi An?
Menurut saya tidak perlu terlalu memilih.
Kalau sudah sampai Vietnam Tengah, justru enaknya digabungkan.
Da Nang lebih cocok sebagai:
- transport hub
- beach city
- hotel base
- kota modern
Hoi An lebih cocok untuk:
- historical atmosphere
- jalan kaki
- old town
- food
- slow travel
Jarak keduanya cukup dekat, jadi kombinasi Da Nang + Hoi An memang sangat natural.
Kota Mana yang Cocok untuk Perjalanan Pertama?
Kalau mau simpel, saya akan membaginya seperti ini:
| Kalau kamu suka… | Kota yang bisa dipilih |
|---|---|
| Sejarah + kota tua | Hanoi, Hue, Hoi An |
| Kota besar + nightlife | Ho Chi Minh City |
| Pantai + kota modern | Da Nang |
| Gunung + udara dingin | Sapa, Da Lat |
| Kuliner | Hanoi, Ho Chi Minh City, Hoi An, Hue |
| Heritage | Hue, Hoi An, Hanoi |
| Adventure | Sapa, Ha Giang |
| Mekong & kehidupan sungai | Can Tho |
| Beach holiday | Da Nang, Nha Trang |
Saya justru suka memilih kota berdasarkan karakter begini daripada mengejar “top 10”.
Karena itinerary jadi lebih personal.
Kota-Kota di Vietnam Sebaiknya Jangan Dikejar Sekaligus
Ini bagian yang menurut saya penting.
Vietnam panjang.
Dan walaupun penerbangan domestik memudahkan, pindah kota tetap memakan waktu.
Airport transfer.
Check-in.
Bagasi.
Hotel.
Transportasi.
Lelah.
Jadi untuk 7-10 hari, berbagai panduan terbaru juga menyarankan fokus pada dua atau tiga region/kota, bukan mencoba menutupi seluruh Vietnam. all.accor.com
Saya sendiri dengan lima hari empat malam memilih:
Hanoi → Sapa → Fansipan → Halong Bay → Hanoi.
Sudah padat.
Kalau waktu itu saya masih memaksakan Da Nang dan Ho Chi Minh City, mungkin akhirnya cuma hafal bandara.
Contoh Kombinasi Kota yang Masuk Akal
Kalau ingin gambaran sederhana:
5 hari Vietnam Utara
Hanoi + Sapa + Halong Bay
Ini yang paling dekat dengan rute saya.
5 hari Vietnam Tengah
Da Nang + Hoi An + Hue
Bisa dapat pantai, heritage, dan sejarah.
5 hari Vietnam Selatan
Ho Chi Minh City + Mekong Delta
Lebih city + river experience.
7 hari Vietnam Utara
Hanoi + Ninh Binh + Sapa + Halong Bay
Sudah lumayan penuh tapi menarik.
10-14 hari
Baru saya akan mulai mempertimbangkan:
Hanoi → Da Nang/Hoi An/Hue → Ho Chi Minh City
Dan naik pesawat antarregion supaya tidak terlalu banyak waktu habis di perjalanan.
Kota Favorit Saya di Vietnam?
Nah, kalau dari yang sudah saya kunjungi, pilihannya baru bisa adil antara Hanoi dan Sapa.
Dan keduanya terlalu berbeda.
Hanoi saya suka karena energinya.
Ada sesuatu yang menyenangkan dari keluar hotel lalu langsung berhadapan dengan motor, toko, makanan, café, dan orang yang terus bergerak.
Sapa lebih saya suka untuk suasana.
Udara dingin.
Gunung.
Kabut.
Perjalanan ke Fansipan.
Kalau harus memilih tempat untuk jalan dan makan, saya pilih Hanoi.
Kalau ingin berhenti sebentar dan melihat pemandangan, Sapa.
Untungnya dalam satu perjalanan kita tidak harus memilih salah satunya.
Jangan Menganggap Semua Kota Vietnam Sama
Ini mungkin hal yang baru benar-benar saya pahami setelah pergi.
Vietnam bukan hanya Hanoi versi berbeda-beda.
Karakter daerahnya kuat.
Cuaca berubah.
Makanan berubah.
Landscape berubah.
Sejarah kota juga berbeda.
Dan menurut saya justru itu yang membuat Vietnam menarik untuk didatangi lebih dari sekali.
Perjalanan pertama saya hanya menyentuh sebagian kecil wilayah utara.
Saya masih ingin melihat Hoi An.
Hue.
Da Nang.
Ho Chi Minh City.
Mungkin Da Lat.
Ninh Binh juga belum.
Bukannya itinerary semakin pendek, daftar saya malah bertambah.
Begitulah biasanya.
Sebelum pergi kita punya daftar tempat yang ingin dikunjungi.
Setelah pulang, daftarnya malah dua kali lebih panjang.
Tapi kalau harus memberi satu saran untuk memilih kota di Vietnam, saya akan bilang:
jangan pilih berdasarkan mana yang paling terkenal. Pilih berdasarkan pengalaman seperti apa yang ingin kita bawa pulang.
Kalau suka sejarah, ada Hue.
Kalau suka kota tua, Hoi An.
Kalau suka pegunungan, Sapa.
Kalau suka metropolitan, Ho Chi Minh City.
Kalau ingin kombinasi yang menurut saya sangat enak untuk perjalanan pertama, mulai saja dari Hanoi.
Lalu biarkan Vietnam membuat itinerary berikutnya sendiri.
