Sup Khas Turki
Sup Khas Turki: 10 Turkish Soups yang Wajib Dicoba
Salah satu hal yang cukup saya ingat dari perjalanan ke Turki adalah:
sup.
Hampir setiap kali makan di restoran selama perjalanan, sebelum makanan utama datang biasanya muncul dulu semangkuk sup.
Awalnya saya senang.
Hangat.
Enak.
Apalagi kalau sedang capek setelah jalan seharian.
Tapi setelah beberapa kali saya mulai belajar satu hal:
jangan dihabiskan semuanya.
Hahaha.
Karena setelah itu biasanya masih datang roti, salad, makanan utama, lalu dessert.
Kalau porsi makan nggak terlalu besar, sup saja kadang sudah lumayan mengenyangkan.
Saya paling sering bertemu mercimek çorbası, sup lentil merah yang memang termasuk salah satu sup Turki paling populer.
Tapi ternyata dunia Turkish soups jauh lebih luas daripada lentil soup.
Ada sup yoghurt.
Ada sup fermentasi.
Ada sup babat.
Ada sup yang dimakan dingin saat summer.
Bahkan di Gaziantep ada sup yang biasa dimakan saat sarapan.
Jadi kalau sedang mengenal kuliner Turki, sup menurut saya jangan dilewatkan.
Apa Itu Çorba?
Dalam bahasa Turki, sup disebut çorba.
Sup punya tempat penting dalam masakan Turki dan sudah lama menjadi bagian dari tradisi makan di Anatolia dan masa Ottoman. Hari ini, çorba umum disantap sebagai pembuka sebelum makan siang atau malam, tetapi beberapa jenis juga cukup mengenyangkan untuk menjadi makanan tersendiri.
Yang menarik, bahan dasar sup Turki sangat beragam.
Ada yang berbahan:
- lentil
- yoghurt
- gandum atau bulgur
- ayam
- daging
- offal
- sayuran
- mie atau pasta kecil
Jadi sebenarnya tidak ada satu rasa yang bisa mewakili semua sup Turki.
Sup Khas Turki yang Paling Terkenal
Kalau ingin versi singkatnya, saya akan mulai dari ini:
| Sup | Bahan utama | Karakter |
|---|---|---|
| Mercimek Çorbası | lentil merah | creamy, ringan |
| Ezogelin Çorbası | lentil, bulgur, beras | lebih bertekstur |
| Yayla Çorbası | yoghurt, beras, mint | creamy, sedikit asam |
| Tarhana Çorbası | campuran fermentasi | tangy dan khas |
| İşkembe Çorbası | babat | kuat dan gurih |
| Beyran | daging, nasi, kaldu | kaya rasa dan berat |
| Tavuklu Şehriye | ayam dan pasta | comfort food |
| Ayran Aşı | yoghurt, gandum, chickpeas | dingin dan segar |
| Karalahana Çorbası | kale/collard greens | khas Black Sea |
| Bamya Çorbası | okra dan daging | khas Konya |
Kalau pertama kali ke Turki, saya akan mulai dari mercimek, ezogelin, yayla, dan tarhana.
1. Mercimek Çorbası
Kalau hanya mencoba satu sup selama di Turki, menurut saya pilih ini.
Mercimek çorbası adalah sup lentil, biasanya memakai red lentils, yang termasuk salah satu sup paling populer di Türkiye.
Teksturnya biasanya halus dan creamy meskipun tidak selalu memakai cream.
Bahannya bisa mencakup:
- lentil merah
- bawang
- wortel
- kentang
- tomato paste
- bumbu
Setiap tempat bisa punya resep berbeda.
Yang saya suka adalah biasanya disajikan bersama lemon.
Peras sedikit lemon ke sup, rasanya jadi lebih segar.
Selama perjalanan saya, ini termasuk sup yang paling sering muncul sebelum makanan utama.
Jadi kalau melihat semangkuk sup warna kuning-oranye di restoran Turki…
kemungkinan besar mercimek.
2. Ezogelin Çorbası
Sekilas ezogelin mirip sekali dengan mercimek karena sama-sama memakai lentil merah.
Dulu saya juga gampang tertukar.
Bedanya, ezogelin biasanya punya tekstur dan rasa lebih kompleks karena ditambah bahan seperti:
- bulgur
- rice
- tomato paste
- pepper paste
- mint
- spices
GoTürkiye juga mendeskripsikan ezogelin sebagai sup dari southeastern Türkiye berbahan red lentils, rice, bulgur, tomato dan pepper paste, serta rempah.
Jadi kalau mercimek terasa lebih smooth, ezogelin cenderung terasa lebih hearty.
Buat saya keduanya enak.
Tapi kalau porsi makanan utama sudah besar, ya…
pilih salah satu saja.
Hahaha.
3. Yayla Çorbası
Nah, ini salah satu sup yang mungkin terasa sedikit asing buat orang Indonesia.
Karena bahan utamanya:
yoghurt.
Yayla çorbası biasanya dibuat dengan yoghurt, rice, flour, dan kemudian diberi mint serta butter atau olive oil berbumbu.
Rasanya creamy tapi ada sedikit rasa asam dari yoghurt.
Kalau selama ini yoghurt buat kita identik dengan dessert atau snack dingin, di Turki perspektifnya memang beda.
Yoghurt masuk ke banyak makanan gurih.
Dan sup ini salah satu contoh terbaiknya.
Saya justru merasa Turkish cuisine jadi lebih menarik setelah tahu yoghurt dipakai sejauh ini.
4. Tarhana Çorbası
Kalau ingin mencoba sesuatu yang benar-benar tradisional, cari tarhana çorbası.
Tarhana dibuat dari campuran fermentasi yang biasanya mengandung yoghurt, flour atau grain, dan vegetables. Campuran ini difermentasi, dikeringkan, lalu bisa disimpan dan dimasak menjadi sup kemudian.
Ini yang membuat tarhana menarik.
Seperti semacam “soup mix tradisional” yang sudah ada jauh sebelum instant soup modern.
Di banyak daerah Anatolia, persiapan tarhana secara tradisional dilakukan saat hasil pertanian berlimpah untuk disimpan menghadapi musim dingin.
Rasanya?
Sedikit tangy.
Lebih kompleks daripada lentil soup.
Dan resepnya bisa berbeda antarwilayah.
Kalau suka makanan fermentasi, ini menarik untuk dicoba.
5. İşkembe Çorbası
Sekarang masuk kategori yang sedikit lebih challenging.
İşkembe çorbası adalah sup babat.
Biasanya disajikan dengan tambahan:
- vinegar
- garlic
- lemon
- red pepper
GoTürkiye mencatat bahwa işkembe termasuk offal soup tradisional dan bahkan punya restoran khusus yang menyajikannya sepanjang hari.
Jadi artikel lama saya yang menyebut sup ini agak sulit ditemukan di restoran sebenarnya kurang tepat.
Justru ada tempat yang memang khusus menjual işkembe dan paça soups.
Kalau suka babat, mungkin ini enak.
Kalau nggak suka aroma jeroan?
Ya jangan dipaksakan demi konten.
Hahaha.
6. Beyran
Ini salah satu sup yang menurut saya menarik karena konteks makannya berbeda.
Beyran berasal dari Gaziantep dan bisa dimakan saat sarapan.
Bayangkan sarapan dengan mangkuk berisi:
- rice
- lamb
- broth
- garlic
- pepper
Berat?
Iya.
Tapi di Gaziantep memang begitulah salah satu tradisinya.
Ini bukan tipe sup pembuka kecil sebelum makan.
Bisa jadi satu meal sendiri.
Kalau suatu hari saya sampai ke Gaziantep, ini masuk daftar yang ingin saya coba.
Walaupun mungkin setelah itu makan siangnya jam empat sore.
7. Tavuklu Şehriye Çorbası
Kalau ingin rasa yang lebih familiar, pilih tavuklu şehriye çorbası.
Ini sup ayam dengan şehriye, pasta kecil atau orzo/vermicelli ala Turki.
Konsepnya sederhana:
kaldu ayam.
ayam.
pasta.
Kadang ditambah tomato.
GoTürkiye juga menyebut variasi chicken-orzo soup ini sebagai salah satu comfort soup yang cukup populer.
Artikel lama saya membandingkannya dengan soto pakai bihun.
Kalau dipikir lagi…
mungkin perbandingannya agak terlalu jauh.
Hahaha.
Lebih tepat dibayangkan sebagai chicken noodle soup versi Turki.
8. Ayran Aşı Çorbası
Ini menarik karena tidak semua soup harus panas.
Ayran aşı adalah cold yoghurt soup yang populer saat musim panas.
Biasanya dibuat dengan:
- yoghurt
- wheat
- chickpeas
- fresh mint
dan disajikan dingin.
Kalau bayangannya sup harus mengepul panas, ini jelas berbeda.
Tapi masuk akal juga.
Musim panas di sebagian wilayah Turki bisa sangat panas, jadi sup dingin seperti ini terasa lebih menyegarkan.
Saya belum yakin reaksi pertama saya bakal langsung suka.
Tapi saya mau coba.
9. Karalahana Çorbası
Kalau pergi ke wilayah Black Sea, kulinernya punya karakter berbeda lagi.
Salah satu sup khasnya adalah karalahana çorbası.
Karalahana kurang lebih adalah dark leafy green yang dekat dengan kale/collard greens.
Sup versi Black Sea bisa memakai kombinasi:
- greens
- corn
- beans
- bulgur
- potatoes
GoTürkiye menyebut karalahana soup sebagai salah satu regional specialty dari Black Sea.
Jadi ini contoh bagus bahwa kuliner Turki bukan cuma kebab dan daging.
Di Black Sea, sayuran, corn, dan hasil laut justru sangat kuat.
10. Bamya Çorbası
Yang terakhir saya pilih bamya çorbası, atau okra soup.
Ini punya kaitan kuat dengan Konya.
GoTürkiye menjelaskan versi Konya dibuat dari dried okra kecil dengan lamb dan tomato paste.
Kalau biasa makan okra, rasanya mungkin tidak terlalu asing.
Tapi saya suka karena ini lebih representatif untuk regional cuisine daripada memasukkan tomato soup biasa ke daftar utama.
Di artikel lama, domates çorbası ada di daftar 9 sup.
Sup tomat memang ada dan umum di Turki, tapi untuk artikel “sup khas Turki”, menurut saya sepuluh tempat terbatas ini lebih baik diberikan kepada sup yang punya karakter Turki atau regional yang lebih kuat.
Apa Bedanya Mercimek dan Ezogelin?
Ini menurut saya layak punya bagian sendiri karena gampang sekali tertukar.
Keduanya memang sama-sama bisa memakai red lentils.
Tapi secara umum:
Mercimek çorbası
- lebih halus
- bahan lebih sederhana
- tekstur creamy/puréed
- rasa lentil lebih dominan
Ezogelin çorbası
- memakai lentil + bulgur + rice
- biasanya lebih banyak spices
- tekstur lebih berisi
- rasa lebih kompleks
Kalau ingin yang simple, pilih mercimek.
Kalau ingin lebih hearty, coba ezogelin.
Kenapa Orang Turki Suka Sup?
Saya tidak mau bilang “orang Turki selalu makan sup setiap kali makan”, karena itu terlalu absolut.
Tapi soup memang punya posisi kuat dalam Turkish cuisine.
Secara historis, soup sudah penting sejak masa Ottoman dan bisa muncul untuk breakfast, lunch, atau dinner. Dalam kehidupan modern, sup sangat umum sebagai starter, comfort food, atau meal sederhana.
Dan dari pengalaman saya sendiri di group tour…
memang sering banget.
Sampai beberapa kali saya sudah bisa menebak.
Duduk.
Roti datang.
Salad.
Lalu…
sup.
Hahaha.
Apakah Sup Turki Selalu Disajikan Sebagai Appetizer?
Tidak.
Ini juga perlu dikoreksi dari artikel lama saya.
Banyak sup memang disajikan sebagai starter sebelum makanan utama.
Tapi tidak semua.
Beyran misalnya bisa menjadi sarapan dan cukup berat.
İşkembe juga bisa dimakan tersendiri.
Beberapa soup regional bahkan cukup lengkap untuk menjadi full meal.
Jadi lebih tepat bilang:
soup sering berfungsi sebagai starter, tetapi dalam Turkish cuisine juga bisa menjadi makanan utama atau bahkan sarapan.
Sup Turki Cocok untuk Vegetarian?
Beberapa iya.
Misalnya mercimek atau sebagian versi ezogelin bisa dibuat vegetarian.
Tapi jangan otomatis berasumsi semua lentil soup vegetarian.
Ada restoran yang mungkin menggunakan meat broth atau butter.
Kalau vegetarian atau vegan, tetap tanyakan:
Et suyu var mı?
Apakah ada meat broth?
Detail kecil seperti ini lebih aman daripada hanya melihat nama menunya.
Sup Mana yang Menurut Saya Paling Aman untuk First Timer?
Kalau baru pertama kali dan belum tahu selera:
Mercimek çorbası
Paling aman dan familiar.
Ezogelin çorbası
Sedikit lebih berbumbu.
Tavuklu şehriye
Chicken soup. Sulit salah.
Kalau mau coba sesuatu yang lebih khas:
Yayla çorbası
Karena yoghurt soup tidak biasa buat kita.
Tarhana çorbası
Karena fermentation dan tradisinya menarik.
Kalau adventurous:
İşkembe.
Saya serahkan pada keberanian masing-masing.
Hahaha.
Sup Khas Turki yang Pernah Saya Makan
Dari berbagai soup yang saya tulis di artikel ini, yang paling saya ingat tentu lentil soup.
Selama perjalanan, sup seperti ini beberapa kali muncul sebelum makanan utama.
Warnanya kuning-oranye.
Teksturnya smooth.
Biasanya ditemani lemon dan roti.
Dan saya suka.
Masalahnya cuma porsi.
Kalau saya makan satu mangkuk sampai habis, lalu roti juga dimakan…
waktu kebab datang saya sudah mulai kenyang.
Jadi setelah beberapa hari, pengalaman mengajarkan:
enak boleh, tapi sisakan ruang.
Hahaha.
Saya justru ingin suatu hari mencoba Turkish soups yang lebih regional seperti beyran di Gaziantep atau cold ayran aşı saat summer.
Karena ketika perjalanan pertama dulu, menu kami memang lebih banyak makanan yang umum untuk group tour.
Jangan Cuma Cari Soup Saat Winter
Memang banyak Turkish soups terasa sangat cocok saat cuaca dingin.
Tarhana.
Yayla.
Lentil soup.
Chicken soup.
Tapi sup di Turki bukan cuma makanan musim dingin.
Ada ayran aşı yang justru disajikan dingin saat summer.
Jadi menariknya, budaya çorba mengikuti musim juga.
Dan ini lagi-lagi mengingatkan saya kalau Turkish cuisine jauh lebih beragam daripada bayangan awal saya.
Jadi, Sup Khas Turki Mana yang Wajib Dicoba?
Kalau cuma boleh memilih tiga, saya pilih:
Mercimek çorbası
Karena paling klasik dan gampang ditemukan.
Yayla çorbası
Karena yoghurt soup terasa sangat berbeda dari konsep sup Indonesia.
Tarhana çorbası
Karena punya tradisi fermentasi yang menarik.
Kalau pergi ke Gaziantep:
tambahkan beyran.
Kalau ke Konya:
cari bamya çorbası.
Kalau ke Black Sea:
coba karalahana çorbası.
Menurut saya justru begitu cara paling seru menikmati kuliner Turki.
Bukan mencari menu yang sama di setiap kota.
Tapi lihat apa yang khas dari daerah yang sedang kita datangi.
Dan kalau sebelum makanan utama datang ternyata restoran menyodorkan semangkuk mercimek lagi?
Saya tetap makan.
Cuma sekarang nggak dihabiskan.
Hahaha.
Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya makan selama traveling di Turki dan referensi mengenai Turkish cuisine. Tidak semua sup dalam artikel ini pernah saya coba sendiri; pengalaman pribadi saya bedakan dari informasi umum.
