Pondok Indah Waterpark
Pondok Indah Waterpark: Harga Tiket, Wahana, dan Pengalaman Main Bersama Anak
Kalau sedang mencari tempat berenang di Jakarta Selatan yang nggak perlu pergi jauh-jauh ke luar kota, saya masih suka ide datang ke Pondok Indah Water Park.
Lokasinya praktis.
Nempel dengan kawasan Pondok Indah Mall.
Jadi selesai berenang, kalau masih punya tenaga bisa lanjut makan, ngopi, atau jalan-jalan di mall.
Kalau masih punya tenaga ya.
Kalau habis menemani anak berenang beberapa jam, biasanya saya justru ingin duduk.
Hahaha.
Saya dulu cukup sering membawa anak-anak ke sini. Kami biasanya berangkat pagi sekali dan sudah sampai sekitar jam 6.
Keuntungan datang sepagi itu?
Kolam masih relatif sepi.
Tempat duduk masih bebas pilih.
Matahari Jakarta juga belum terlalu menyengat.
Dan foto anak-anak jauh lebih gampang karena belum terlalu banyak orang di belakang.
Yang terakhir penting buat ibu bagian dokumentasi.
Alias saya.
Pondok Indah Waterpark Sekarang Masih Buka?
Masih.
Pondok Indah Water Park masih beroperasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Situs resmi Pondok Indah Group menyebut waterpark ini memiliki area sekitar 1,2 hektare dengan fasilitas utama berupa Olympic Pool, Aqua Play, Tube Slide, Wave Pool, Whizzard Slide, Lazy River, dan FlowRider.
Jadi tujuh wahana yang dulu saya tulis masih menjadi wahana utama sampai sekarang.
Ini juga alasan saya tidak akan mengubah artikel menjadi tulisan baru yang sama sekali berbeda.
Pengalaman lama saya masih relevan.
Yang perlu diperbarui terutama harga, jam operasional, aturan, dan beberapa detail fasilitas.
Harga Tiket Pondok Indah Waterpark
Berdasarkan sistem pembelian tiket resmi yang saya cek, harga regulernya saat ini adalah:
| Hari | Harga Tiket |
|---|---|
| Senin–Jumat | Rp110.000/orang |
| Sabtu–Minggu & libur nasional | Rp200.000/orang |
| Peak season | Rp225.000/orang |
Tiket berlaku sesuai tanggal kunjungan yang dipilih dan menggunakan kebijakan no refund.
Harga tentu bisa berubah.
Apalagi untuk promo dan periode liburan sekolah.
Jadi saya sangat menyarankan cek lagi situs resmi sebelum berangkat daripada hanya mengandalkan harga dari artikel blog—termasuk artikel saya ini.
Karena saya tahu sendiri bagaimana nasib artikel harga.
Baru ditulis.
Eh naik.
Hahaha.
Jam Buka Pondok Indah Waterpark
Jam operasional yang tercantum sekarang adalah:
06.00–18.00 WIB.
Nah, ini berbeda dengan tulisan lama saya yang masih mencantumkan sampai pukul 21.00.
Kalau mengikuti pengalaman saya sendiri, saya justru paling suka datang sekitar pukul 06.00.
Serius.
Memang rasanya seperti niat banget mau berenang.
Tapi enak.
Udara masih lebih nyaman dan kolam belum terlalu ramai.
Biasanya kami datang jam 6 dan sekitar jam 10 sudah cukup.
Kalau pergi bareng beberapa keluarga, bisa lebih lama karena anak-anak biasanya susah disuruh pulang.
Lokasi Pondok Indah Waterpark
Lokasinya ada di kawasan Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.
Alamat yang tercantum saat ini:
Pondok Indah Mall, Jl. Metro Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310.
Menurut saya justru lokasi inilah salah satu keunggulan terbesarnya.
Buat keluarga yang tinggal di Jakarta Selatan atau daerah sekitarnya, tidak perlu merencanakan perjalanan seperti mau road trip.
Datang.
Renang.
Mandi.
Kalau lapar tinggal lanjut ke mall.
Praktis.
Pondok Indah Waterpark Cocok untuk Siapa?
Menurut pengalaman saya:
keluarga dengan anak-anak paling cocok.
Karena di satu tempat ada beberapa level permainan.
Anak kecil bisa main di Aqua Play.
Yang agak besar bisa mencoba slide.
Yang ingin santai bisa masuk Lazy River.
Yang memang ingin latihan berenang punya Olympic Pool.
Yang suka tantangan bisa mencoba FlowRider atau slide yang lebih tinggi.
Jadi anak yang usianya berbeda-beda masih cukup gampang mencari permainan masing-masing.
Orang dewasa juga nggak harus hanya duduk menjaga tas.
Walaupun kalau saya…
ya kadang memang memilih menjaga tas.
ModusBiarNggakRenang.
Hahaha.
7 Wahana Utama Pondok Indah Waterpark
Situs resminya saat ini masih mencantumkan tujuh wahana utama:
- Aqua Play
- Wave Pool
- Whizzard Slide
- Lazy River
- Tube Slide
- Olympic Pool
- FlowRider
Dan ini kurang lebih memang yang saya kenal dari dulu.
1. Aqua Play, Favorit Anak Kecil
Kalau membawa anak yang masih kecil, biasanya ini salah satu tempat pertama yang dituju.
Kolamnya relatif dangkal dan lebih ditujukan untuk bermain air daripada berenang serius.
Ada:
- perosotan kecil
- pancuran
- area panjat
- berbagai permainan air
- giant bucket
Nah, giant bucket ini yang dulu ditunggu-tunggu anak-anak.
Air terkumpul di ember besar di atas.
Begitu penuh…
BYURRR.
Semua sengaja berdiri di bawahnya.
Saya sendiri biasanya mundur sedikit sambil pegang kamera.
Hahaha.
Dulu anak-anak saya senang sekali di sini ketika masih kecil.
Kalau anak belum terlalu percaya diri berenang, area seperti ini memang lebih santai.
Tetap harus diawasi tentu saja.
2. Wave Pool
Ini salah satu yang paling seru menurut saya.
Wave Pool adalah kolam ombak buatan.
Ketika sistem ombak mulai aktif, suasananya langsung berubah.
Orang-orang biasanya mulai berkumpul di kolam.
Anak-anak saya juga senang sekali di sini.
Kalau menggunakan ban, rasanya lebih seru karena tinggal ikut terombang-ambing.
Tapi justru karena ombaknya aktif, saya termasuk yang selalu merasa anak-anak harus diawasi lebih dekat.
Jangan merasa karena ini kolam buatan maka otomatis aman tanpa pengawasan.
Tetap air.
Tetap ombak.
3. Whizzard Slide
Nah, ini bagian yang saya lihat saja sudah membuat mikir:
“Perlu ya?”
Hahaha.
Whizzard Slide berupa slide dengan beberapa jalur yang bisa digunakan untuk meluncur dari atas.
Buat anak yang sudah lebih besar atau orang dewasa yang suka permainan cepat, ini seru.
Buat saya?
Saya lebih suka jadi fotografer.
Setiap keluarga butuh pembagian tugas.
4. Lazy River
Kalau sudah lelah naik turun seluncuran, ini bagian favorit:
Lazy River.
Tinggal naik ban.
Duduk.
Ikuti arus.
Selesai.
Tidak perlu prestasi apa-apa.
Hahaha.
Lazy River mengelilingi area dengan kapal bergaya pirate/Viking sebagai salah satu landmark-nya.
Menurut saya justru bagian seperti ini menyenangkan buat family time karena kita bisa santai tanpa harus terus-menerus naik wahana.
5. Tube Slide
Kalau harus memilih slide yang dulu paling saya suka, ini salah satunya.
Tube Slide menggunakan ban single atau double.
Situs resminya menyebut slide ini sekitar 100 meter dan bisa digunakan berulang kali tanpa biaya tambahan dari tiket masuk. Anak di bawah 6 tahun harus didampingi orang dewasa.
Serunya?
Meluncurnya.
Capeknya?
Bawa bannya naik lagi.
Hahaha.
Baru senang beberapa detik turun.
Lalu lihat tangga dan sadar:
“Kalau mau lagi berarti naik lagi.”
Tapi karena anak-anak senang, ya akhirnya diulang.
Dan diulang.
6. Olympic Swimming Pool
Kalau memang datang untuk benar-benar berenang, bukan cuma main air, ada Olympic Pool.
Ini kolam panjang untuk berenang bolak-balik.
Situs resmi masih mencantumkan Olympic-size swimming pool sebagai salah satu fasilitas utama waterpark.
Dulu anak-anak juga sempat latihan berenang di sini bersama bapaknya.
Sementara saya?
Masih konsisten bagian foto.
Hahaha.
Saya justru suka keberadaan kolam ini karena Pondok Indah Waterpark jadinya bukan cuma tempat main air.
Orang yang benar-benar ingin olahraga berenang tetap punya tempat.
7. FlowRider
Ini yang membuat Pondok Indah Waterpark agak berbeda dari waterpark biasa.
FlowRider adalah simulator ombak untuk mencoba sensasi surfing atau bodyboarding.
Situs resminya menyebut FlowRider menggunakan aliran air kuat di atas permukaan empuk sehingga pengunjung bisa belajar bodyboard atau stand board dalam lingkungan yang lebih terkontrol.
Dulu anak saya justru semangat ingin mencoba.
Kalau saya sendiri…
melihatnya saja sudah tahu posisi saya.
Penonton.
Hahaha.
Perlu dicatat, penggunaan FlowRider dapat memiliki ketentuan atau biaya tersendiri di luar tiket reguler, jadi cek aturan terbaru sebelum datang.
Wahana Mana yang Paling Cocok untuk Anak?
Kalau berdasarkan pengalaman saya:
anak kecil: Aqua Play.
anak SD yang sudah percaya diri: Wave Pool, Lazy River, Tube Slide.
anak lebih besar/remaja: Whizzard Slide dan FlowRider bisa lebih menarik.
Tapi jangan memakai umur saja sebagai patokan.
Lihat juga:
- tinggi badan
- kemampuan berenang
- keberanian anak
- aturan wahana saat berkunjung
Anak yang umurnya sama belum tentu tingkat kenyamanannya sama.
Saya punya anak sendiri jadi paham banget.
Ada yang lihat slide:
“Seru!”
Ada yang lihat slide yang sama:
“Nggak.”
Selesai.
Hahaha.
Apakah Ada Ban untuk Bermain?
Dulu ban untuk wahana tersedia dan kami menggunakannya untuk Tube Slide serta area permainan lainnya.
Situs resmi Tube Slide saat ini juga masih menyebut penggunaan single atau double tubes sebagai bagian dari wahana.
Tetap ikuti petunjuk petugas karena tidak semua alat pelampung pribadi boleh digunakan di semua area.
Situs resmi juga menyebut management dapat melarang personal flotation devices tertentu bila mengganggu keselamatan atau kenyamanan pengunjung.
Tempat Duduk dan Gazebo
Di artikel lama saya menulis tentang penyewaan gazebo dan tenda.
Saya tidak akan lagi memasukkan harga sewa lama karena informasi ini mudah berubah dan saya belum menemukan daftar harga gazebo terbaru yang cukup jelas dari sumber resmi.
Yang bisa saya katakan dari pengalaman:
kalau datang pagi, kami biasanya tidak merasa perlu menyewa gazebo.
Masih banyak tempat duduk yang bisa dipilih.
Kalau datang ramai-ramai, membawa orang tua, atau memang ingin punya base camp keluarga yang lebih nyaman, gazebo bisa lebih masuk akal.
Cek harga sewanya langsung saat reservasi atau ketika datang.
Locker dan Barang Berharga
Saya dulu sering menjadi locker manusia.
Alias menjaga semua tas.
Hahaha.
Tapi kalau seluruh keluarga ingin berenang, gunakan locker untuk barang berharga.
Situs resmi juga secara eksplisit menyarankan pengunjung menyimpan barang berharga di locker dan menyebut management tidak bertanggung jawab atas barang hilang atau dicuri.
Ini lebih aman daripada meninggalkan ponsel dan dompet di kursi lalu semua pergi ke Lazy River.
Tempat Mandi dan Ganti Baju
Dari pengalaman saya, area mandi dan ganti bajunya cukup lega.
Ini penting kalau datang bersama anak-anak karena selesai berenang biasanya chaos kecil:
mandi.
ganti.
rambut.
handuk hilang entah ke mana.
“Habis dipakai taruh di mana?”
Hahaha.
Jadi saya selalu merasa waterpark bagus bukan cuma soal jumlah slide.
Fasilitas setelah berenang juga penting.
Bisa Bawa Makanan dari Luar?
Nah, untuk bagian ini saya akan lebih hati-hati dibanding artikel lama.
Dulu saya menulis makanan dari luar tidak diperbolehkan dan outlet makanan baru buka sekitar pukul 10.
Kebijakan seperti ini sangat mungkin berubah.
Jadi kalau memang berencana datang jam 6 pagi bersama anak-anak, menurut saya cara paling aman adalah:
sarapan dulu sebelum datang.
Terlepas boleh membawa bekal atau tidak, anak-anak lapar jam 7 pagi di waterpark bukan situasi yang menyenangkan.
Percayalah.
Hahaha.
Untuk aturan makanan dan minuman terbaru, konfirmasi langsung ke waterpark sebelum berangkat.
Pakaian Renang yang Diperbolehkan
Situs resmi mewajibkan proper swim attire untuk menggunakan fasilitas kolam. Beberapa wahana juga bisa memiliki aturan pakaian dan keselamatan tambahan.
Jadi sebaiknya gunakan pakaian yang memang dibuat untuk berenang.
Ini lebih nyaman dan aman terutama ketika menggunakan slide.
Bagaimana Kalau Hujan?
Ini penting karena hampir semua area bermain air berada di luar ruang.
Situs resmi menyebut wahana outdoor dapat dihentikan sementara jika terjadi cuaca buruk demi keselamatan.
Jadi kalau ramalan cuaca sedang ekstrem, saya pribadi akan pilih hari lain.
Bayar tiket waterpark lalu duduk menunggu hujan reda sepanjang hari agak menyedihkan.
Apakah Pondok Indah Waterpark Ramah Anak?
Menurut pengalaman saya:
iya, terutama kalau anak memang suka main air.
Ada Aqua Play untuk anak kecil.
Ada Lazy River.
Ada Wave Pool.
Lalu kalau kemampuan dan keberanian meningkat, ada Tube Slide sampai FlowRider.
Tapi “ramah anak” bukan berarti anak bisa dilepas sendiri.
Beberapa area cukup dalam dan beberapa wahana punya arus, ombak, atau kecepatan.
Tetap dampingi.
Berapa Lama Enaknya Main di Sini?
Kalau keluarga saya dulu:
3–4 jam sudah cukup.
Datang jam 6.
Main.
Renang.
Makan sedikit.
Sekitar jam 10 mulai bersiap pulang.
Kalau datang bersama beberapa keluarga dan anak-anak sedang seru, ya bisa lebih lama.
Secara resmi tiket reguler sekarang berlaku untuk kunjungan pada tanggal yang dipilih dan jam operasionalnya sampai pukul 18.00.
Jadi secara teori bisa lama.
Secara praktik…
lihat stamina orang tua.
Hahaha.
Waktu Terbaik Datang ke Pondok Indah Waterpark
Kalau bertanya kepada saya:
pagi.
Sesaat setelah buka.
Alasannya sederhana:
- lebih sepi
- tidak terlalu panas
- lebih gampang pilih tempat duduk
- anak belum terlalu lelah
- foto lebih gampang
- kalau sudah puas masih punya sisa hari
Weekday tentu biasanya lebih nyaman kalau memang jadwal memungkinkan.
Tapi kalau anak sekolah, ya pilihan realistis seringnya weekend.
Kalau weekend, makin penting datang pagi.
Berapa Budget untuk Satu Keluarga?
Karena tiket reguler sekarang berbeda antara weekday dan weekend, tinggal hitung berdasarkan jumlah anggota keluarga.
Contoh keluarga empat orang:
Weekday:
4 × Rp110.000 = sekitar Rp440.000
Weekend/libur:
4 × Rp200.000 = sekitar Rp800.000
Belum termasuk:
- makan/minum
- locker atau fasilitas tambahan bila digunakan
- FlowRider bila ada charge tambahan
- parkir
- pengeluaran setelah mampir ke mall
Yang terakhir itu bahaya.
Niat awal cuma berenang.
Keluar waterpark masuk mall.
Pulang-pulang bawa shopping bag.
Hahaha.
Harga tiket berdasarkan sistem tiket resmi saat artikel ini diperbarui dan bisa berubah.
Pondok Indah Waterpark vs Waterpark Besar, Worth It Nggak?
Saya dari dulu merasa tempat ini bukan waterpark yang perlu dibandingkan dengan destinasi waterpark besar seperti yang memang didatangi untuk liburan seharian penuh.
Kelebihannya justru:
lokasi.
Praktis.
Di tengah Jakarta Selatan.
Dekat mall.
Pilihan wahana cukup lengkap untuk beberapa jam bersama anak-anak.
Jadi kalau tujuannya:
“Weekend ini anak-anak pengen berenang, tapi saya nggak mau pergi jauh.”
Nah.
Menurut saya Pondok Indah Waterpark masuk akal.
Kalau mencari waterpark superbesar dengan puluhan wahana?
Ekspektasinya berbeda.
Pengalaman Saya: Masih Salah Satu Pilihan Praktis untuk Keluarga di Jakarta
Kalau membaca lagi tulisan lama saya, yang paling saya ingat bukan slide mana yang paling tinggi.
Tapi rutinitas kecilnya.
Bangun pagi.
Berangkat setengah enam.
Sampai ketika tempatnya masih sepi.
Anak-anak langsung semangat berenang.
Bapaknya ikut masuk air.
Ibunya…
foto-foto.
Hahaha.
Dan itu menurut saya nilai paling bagus dari tempat seperti ini.
Nggak perlu selalu merencanakan liburan besar.
Kadang beberapa jam berenang bersama anak-anak sudah cukup jadi cerita weekend.
Pondok Indah Waterpark bukan yang terbesar.
Bukan pula perjalanan yang perlu itinerary panjang.
Tapi justru karena gampang didatangi, dulu tempat ini cukup sering menjadi pilihan kami.
Dan kalau sekarang sedang mencari kolam renang sekaligus waterpark keluarga di Jakarta Selatan, menurut saya masih layak masuk daftar.
Cuma satu saran saya tetap sama sejak dulu:
datang pagi.
Karena matahari Jakarta tidak kenal belas kasihan.
Hahaha.
Artikel ini menggabungkan pengalaman pribadi saya beberapa kali datang ke Pondok Indah Waterpark bersama keluarga dengan informasi operasional terbaru dari situs resminya. Harga, promo, jam operasional, serta aturan wahana dapat berubah, jadi cek kembali sebelum berkunjung.
